Site blog

Anyone in the world

Premi asuransi adalah sejumlah uang yang wajib dibayarkan oleh tertanggung kepada perusahaan asuransi sebagai pengalihan risiko. Besarnya premi asuransi ditentukan oleh beberapa faktor, seperti jenis Asuransi, usia tertanggung, nilai pertanggungan, kondisi kesehatan, riwayat penyakit, jenis pekerjaan dan gaya hidup 

Mengelola premi asuransi agar tetap terjangkau adalah penting untuk menjaga perlindungan finansial Anda tanpa mengorbankan keseimbangan keuangan. Berikut beberapa tips untuk membantu Anda mengelola premi asuransi:

1. Bandingkan Penawaran: Selalu lakukan perbandingan antara beberapa perusahaan asuransi sebelum memutuskan untuk membeli polis. Perusahaan asuransi yang berbeda dapat menawarkan harga yang berbeda untuk perlindungan yang sama.

2. Pilih Polis yang Sesuai: Pilihlah polis asuransi yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Hindari menambahkan cakupan yang tidak diperlukan karena ini akan meningkatkan premi Anda.

3. Lihat Ulang Kebutuhan Anda secara Berkala: Kebutuhan asuransi Anda mungkin berubah seiring waktu. Ulangi evaluasi kebutuhan asuransi Anda secara berkala dan sesuaikan polis Anda jika diperlukan.

4. Pertimbangkan Periode Tunggu dan Deduksi: Pilihlah periode tunggu dan deduksi yang sesuai dengan kemampuan finansial Anda. Periode tunggu yang lebih lama dan deduksi yang lebih tinggi dapat membantu menurunkan premi Anda.

5. Pertimbangkan Paket Asuransi: Beberapa perusahaan asuransi menawarkan diskon jika Anda membeli beberapa polis asuransi dari mereka, seperti asuransi rumah dan mobil dari perusahaan yang sama.

6. Jaga Kesehatan Anda: Gaya hidup yang sehat dapat membantu menurunkan risiko penyakit dan cedera, yang pada gilirannya dapat membantu menurunkan premi asuransi kesehatan Anda.

7. Bertanya tentang Diskon: Tanyakan kepada perusahaan asuransi Anda tentang diskon apa pun yang mungkin Anda peroleh, seperti diskon untuk pembayaran tahunan, tidak merokok, atau memiliki peralatan keamanan di rumah.

8. Pertimbangkan Pembayaran Tahunan: Jika Anda mampu, pertimbangkan untuk membayar premi asuransi Anda secara tahunan daripada bulanan. Pembayaran tahunan sering kali lebih murah daripada pembayaran bulanan.

9. Perbarui Informasi Anda: Pastikan untuk memberi tahu perusahaan asuransi Anda tentang perubahan dalam kehidupan Anda yang mungkin memengaruhi premi Anda, seperti perubahan alamat, perubahan pekerjaan, atau perubahan dalam keadaan kesehatan.

10. Jangan Ragukan untuk Bernegosiasi: Terkadang, Anda dapat bernegosiasi dengan perusahaan asuransi Anda untuk mendapatkan premi yang lebih rendah, terutama jika Anda telah menjadi pelanggan setia atau memiliki catatan klaim yang baik.

Dengan mempertimbangkan tips-tips ini, Anda dapat membantu memastikan bahwa premi asuransi Anda tetap terjangkau tanpa mengorbankan perlindungan yang penting.

[ Modified: Tuesday, 4 June 2024, 3:23 PM ]

Comments

 
Picture of Admin Administrator
by Admin Administrator - Saturday, 13 February 2021, 9:11 PM
Anyone in the world

Pada artikel sebelumnya, kita sudah mempelajari cara memilih produk asuransi. Walaupun sudah mencari info di internet atau bahkan sampai bertanya langsung ke perusahaan asuransi, memilih produk asuransi memang bukan hal yang mudah. Apalagi jika isi polis asuransi dipenuhi dengan istilah-istilah yang kurang Anda pahami. 

Karena hal tersebut, tidak sedikit orang yang menganggap asuransi itu hal yang kompleks dan rawan terjadi kecurangan. Padahal hal itu mungkin terjadi karena mereka kurang memahami isi polis yang mereka pilih. Maka dari itu, yuk kita coba pahami polis asuransi untuk menghindari terjadinya masalah antara Anda dengan pihak penanggung. 

Saat Anda memilih produk asuransi, satu hal yang bisa Anda perhatikan adalah jenis jaminan yang ditawarkan. Karakter polis asuransi baik asuransi jiwa atau umum dibagi dalam 2 jenis jaminan yaitu:

  1. All Risk Policy (polis segala risiko)

  2. Names Perils Policy (polis bahaya tertentu disebutkan)


All Risk Policy/ARP (polis segala risiko)

Walau namanya bisa diterjemahkan menjadi polis segala risiko, perlu dipahami bahwa di seluruh dunia, tidak ada polis yang menjamin segala risiko dengan tanpa pengecualian. Penamaan ini hanya bertujuan memudahkan penyebutannya atau hanya digunakan sebagai alias saja.

Ada beberapa kata kode yang dapat diketahui sebagai ciri khas ARP. Polis ini menjamin kerugian yang disebabkan segala risiko (all risk). Namun, segala risiko yang dimaksud adalah yang memenuhi 3 unsur:

  • Unforeseen (tidak diduga)

  • Accidental (secara tiba-tiba)

  • Physical Damage (kerusakan terlihat secara kasat mata)

Jenis polis ini juga tidak memberikan pengecualian baik dalam general maupun dalam special exclusions. Sehingga dalam memverifikasi sebuah kerugian dalam polis ARP, kita harus melakukan pemeriksaan:

  1. Apakah risiko tersebut memenuhi 3 unsur (unforeseen, accidental, physical damage)?

  2. Apakah risiko tersebut tidak disebutkan dalam pengecualian?

Bila kerugian yang terjadi memenuhi poin 1 dan 2 maka kerugian yang dialami akan dijamin (liable). 

Kadang ARP dapat dikenali dari penyebutan jenis polisnya, seperti Commercial All Risk, Contractor All Risk, Moveable All Risk, Property All Risk dan lain-lain. Namun ada juga ARP yang tidak dapat dikenali dari namanya tetapi bersifat ARP.  Cara mengenali jenis ini adalah dengan membaca isi polis dan cari kata seperti:

  • Cover all risk

  • Unforeseen, accidental, physical damage

Contoh ARP yang tidak bernama "All Risk" misalnya, Marine Cargo ICC A, Electronic Equipment Insurance, Personal Accident, Life Insurance, Health Insurance dll.


Named Perils Policy/NPP (polis bahaya tertentu disebutkan)

Berbeda dengan ARP yang tidak menyebutkan bahaya apa saja yang dijamin (hanya "all risk"), NPP akan menyebutkan bahaya yang dijamin satu persatu.

Misalnya Polis Asuransi Standar Kebakaran Indonesia (PSAKI), polis ini menjamin 5 bahaya yaitu:

  1. Fire (kebakaran)

  2. Lightning (petir)

  3. Explosion (peledakan)

  4. Aircraft impact (kejatuhan pesawat terbang dan partikelnya)

  5. Smoke (asap)

Selain ke-5 bahaya tersebut, maka kerugian tidak dijamin polis. Walaupun tidak disebutkan dalam general dan special exclusions. Untuk memverifikasi sebuah kerugian dalam polis NPP juga mudah, yaitu hanya dengan melihat named perils (risiko yang disebutkan dalam jaminan). Bila kerugian disebabkan oleh risiko yang disebutkan (named) maka kesimpulannya kerugian tersebut akan dijamin penanggung. 

Menetapkan sebuah kerugian yang dijamin oleh polis memang tidak sekadar menyimpulkan bahwa kerugian dijamin setelah verifikasi awal. Namun, harus melihat segala sesuatunya yang terkait dengan bahaya penyebab kerugian. Selain itu harus dibuktikan juga dengan berbagai dokumentasi valid. Tetapi, pemahaman cara menentukan risiko dan kerugian yang dijamin dapat membantu Anda dalam proses klaim asuransi. Oleh karena itu, jadilah orang yang cermat dan teliti sehingga Anda dapat merasakan manfaat asuransi tanpa adanya risiko terjadinya kecurangan atau penipuan.

Cara cepat pahami polis asuransi

[ Modified: Saturday, 13 February 2021, 9:18 PM ]

Comments